I. karena menyangkut umur, penyusutan dan efisiensi

 

 

 

I. 
PENDAHULUAN

 

 

A.   Latar Belakang

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

Korosi merupakan degradasi pada
logam, akibat reaksi redoks suatu logam antar zat disekitarnya sehingga
menghasilkan senyawa yang tidak dikehendaki sebagai konsekuesi dari reaksi
kimia yang terjadi dengan lingkungan. 
Korosi menjadi masalah ekonomi karena menyangkut umur, penyusutan dan
efisiensi pemakaian suatu bahan maupun peralatan terutama dalam kegiatan
industri.  Korosi menyebabkan kerugian
yang sangat besar,  Groysman and Brodsky,
(2006)  menyatakan biaya korosi sampai 5%  dari GNP berbagai negara.

 

Banyak cara yang telah dilakukan
untuk menghambat proses korosi, diantaranya adalah pelapisan permukaan logam, pengorbanan
anoda, penambahan inhibitor korosi dan lain-lain (Nathan, 1977).  Penggunaan inhibitor korosi merupakan cara
yang paling efektif untuk menghambat korosi, karena pada umumnya inhibitor berasal dari senyawa -senyawa
organik yang mengandung gugus pasangan elektron bebas, mudah didapatkan, biaya
murah dan ramah lingkungan.

 

Salah satu cara untuk meminimalkan efek degradasi material yang
sering digunakan
adalah dengan penggunaan inhibitor. Inhibitor berfungsi untuk memperlambat reaksi korosi yang
bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung
pada permukaan logam. Inhibitor korosi adalah suatu senyawa kimia dengan jumlah
sedikit dapat menurunkan laju korosi dalam media korosif dengan merubah kondisi
logam.

 

Inhibitor digunakan untuk melindungi bagian dalam struktur dari serangan korosi
yang diakibatkan oleh fluida yang mengalir atau tersimpan di dalamnya. Inhibitor biasanya
ditambahkan sedikit dalam lingkungan asam,
air
pendingin, uap,
maupun lingkungan
lain. Keuntungan menggunakan inhibitor antara
lain ; menaikan umur
struktur
atau bahan, mencegah berhentinya suatu
proses produksi, mencegah kecelakaan akibat
korosi, menghindari kontaminasi produk
dan lain sebagainya.. 
Inhibitor korosi yang digunakan umumnya berasal dari senyawa-senyawa
organik dan anorganik yang mengandung gugus-gugus yang memiliki
pasangan elektron bebas, seperti
nitrogen, sulfur, pospor, dan
oksigen.  Beberapa contoh
senyawa yang
mengandung nitrogen yang digunakan sebagai inhibitor korosi yaitu ekstrak
tumbuhan lada, pinang, daun teh (Ilim dkk., 2008).

 

Berdasarkan penelitian (Ilim dkk.,
2008), bahwa ekstrak buah lada, buah pinang dan daun teh dapat digunakan
sebagai inhibitor korosi baja lunak pada medium air laut buatan yang jenuh
dengan gas CO2.  Inhibitor ekstrak buah
pinang mempunyai proteksi yang paling tinggi di antara inhibitor lainnya. 

Penelitian ini difokuskan penggunaan
inhibitor korosi senyawa organik yang berasal dari bahan alam yaitu ampas tebu,
tandan kosong sawit, dan batubara yang telah di tumbuk halus, karena senyawa
bahan alam lebih bersifat ramah lingkungan. Pada penelitian ini diketahui bahwa
ekstrak ampas tebu dapat berfungsi sebagai inhibitor korosi dikarenakan ampas
tebu memiliki kadar lignin yang cukup tinggi yaitu 20,09% yang bisa menghambat
laju korosi (Emriadi dkk,2014), sedangkan pada batubara mengandung sulfur
0,5-2,5% dalam bentuk FeS2, yang dalam pemanasan suasana oksidasi
berubah menjadi Fe2O3 yang bersifat paragmagnetik yang
biasa dikenal dengan ferri oksida bila dipanaskan pada suhu Neel yang bisa
menghambat laju korosi, dan pada tandan sawit

 

B. Rumusan Masalah

 

Rumusan masalah dari penelitian ini adalah “Mengetahui
kandungan senyawa pada biomassa yang dapat mengahambat laju korosi pada baja lunak
dan stainless”

 

C. Tujuan Penelitian

 

Berdasarakan rumusan masalah diatas,
maka penelitian ini mempunyai tujuan sebagai berikut :

Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa yang terdapat pada ampas tebu,
batubara, dan tandan sawit yang dapat melindungi baja dari serangan korosi.

 

D. Manfaat Penelitian

 

Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat yaitu:

1.   Dapat memberikan informasi ilmiah tentang
aktifitas biomassa sebagai inhibitor korosi.

2.   Dapat menghasilkan
suatu inhibitor korosi yang ramah lingkungan.